Memanfaatkan Masa pandemi untuk Perbaikan Kualitas Diri

Dunia kini tengah terguncang. Sejumlah ahli bahkan memperkirakan masa pandemi Covid-19 masih dan kemungkinan akan terus berjalan hingga akhir tahun. Sejumlah sektor ikut tumbang lantaran tidak mampu bertahan di masa krisis ini. Tidak hanya perusahaan kecil, tetapi juga perusahaan besar. Tidak hanya kalangan bawah, tetapi juga kalangan atas ikut terkena imbas.

Namun, apa saja yang bisa Anda lakukan di tengah pandemi ini? Salah satunya adalah memperbaiki kualitas diri guna untuk menghadapi kehidupan usai wabah ini berakhir.

Nah, apa saja yang bisa dilakukan dalam meningkatkan kualitas pribadi? Di antaranya adalah:

  1. Belajar hal-hal baru
    Sudah berapa buku yang Anda baca selama satu bulan lebih berada di rumah akibat wabah Corona ini? Lebih dari sepuluh atau bahkan tidak ada satu pun?
    ­
    Di tengah imbauan pemerintah untuk tetap berada di rumah dan tidak keluar kecuali urusan mendesak, Anda bisa memanfaatkan waktu untuk membaca buku. Buka kembali buku yang sudah lama terbeli dan masih terbungkus segel di dalam rak, kemudian pahami isinya dan praktikkan, jika memungkinkan.
    ­
    Bila memang tidak ada buku yang bisa dibaca lagi, lantaran semuanya sudah terbaca habis selama masa pandemi, maka gunakanlah pelatihan online baik yang gratis maupun berbayar. Pelatihan bisa berupa materi yang menyangkut pekerjaan, materi spiritual, materi umum, atau bahkan materi bisnis untuk mengembangkan usaha yang tengah digeluti. Setidaknya, persiapkan diri terlebih dahulu untuk bangkit usai krisis ini berakhir.
    ­
  2. Tingkatkan kemampuan yang sudah dimiliki
    Saya percaya, setiap orang tentu memiliki kemampuan yang sudah dimiliki dan digeluti sebelum pandemi ini terjadi. Maka, langkah selanjutnya untuk mengembangkan diri adalah mengikuti lebih banyak pelatihan secara online yang berhubungan dengan kemampuan tersebut. Manfaatkan grup yang dimiliki untuk bertukar pengetahuan. Segera praktikkan apa yang sudah dipelajari agar kemampuan semakin terasah.
    ­
    Tidak hanya mengikuti pelatihan, Anda pun bisa memanfaatkan channel ahli di bidang yang sesuai dengan kemampuan Anda yang banyak tersebar di Youtube.
    ­
  3. Lebih menjaga kesehatan dan kebersihan diri
    Wabah ini pasti akan berakhir, meski tidak tahu kapan waktunya. Untuk itu, selama masa pandemi masih berlangsung, tetap jaga kesehatan dan kebersihan diri. Meski berada di rumah, minimal lakukanlah olahraga 2 – 3 kali seminggu. Selain menjaga kesehatan, tubuh pun akan tetap bugar dan siap beraktivitas. Rasa stres akibat terus berdiam di rumah dapat teratasi.
    ­
    Kebersihan pun menjadi hal selanjutnya yang perlu dilakukan. Bila sebelumnya, Anda abai terhadap kebersihan sekitar, maka kini saatnya untuk membenahi diri. Mulai dari hal kecil yaitu selalu mencuci tangan setiap selesai beraktivitas, baik di dalam maupun di luar rumah. Selanjutnya, mulai menata barang-barang yang tidak perlu, merapikan kamar atau ruangan rumah.
    ­
  4. Mulai belajar mengelola keuangan yang baik untuk menghadapi krisis
    Di tengah krisis, hal yang paling krusial dan terasa adalah berkurangnya pemasukan. Untuk Anda yang berprofesi sebagai seorang pebisnis seperti saya, akan langsung terasa. Pemasukan tidak ada lantaran jual beli berkurang. Bila usaha tersebut bergerak di bidang yang terkena dampak paling buruk seperti pariwisata, transportasi, makanan, maka keuangan akan langsung goyah bila tanpa ada cadangan dana.
    ­
    Begitu pun untuk Anda yang menjadi karyawan. Perusahaan yang tidak mendapatkan pemasukan, akan kesulitan dalam melakukan pengeluaran seperti gaji karyawan, biaya operasional, atau bahkan tunjangan hari raya. Maka, ada banyak kebijakan yang diterapkan perusahaan, salah satunya unpaid leave atau memotong gaji. Bila Anda tidak memiliki cadangan tabungan, maka akan kesusahan untuk bertahan. Keadaan akan semakin terasa sulit lantaran kebutuhan harus terus berjalan sementara pemasukan berkurang.
    ­
    Maka, saat inilah Anda dapat belajar untuk melakukan manajemen keuangan. Anda bisa mengikuti pelatihan untuk pengelolaan keuangan, menyisihkan sebagian dari pemasukan yang tidak sebanyak biasanya ini untuk dana cadangan.
    ­
  5. Mulai mempelajari teknologi Dan memanfaatkannya dalam kehidupan
    Meski pandemi masih berlangsung, tetapi justru teknologi kini begitu dibutuhkan oleh masyarakat. Pasalnya, teknologilah yang mampu mendukung untuk tetap bertahan di tengah masa krisis ini.
    ­
    Contoh saja, dengan adanya teknologi pembelajaran dapat dilakukan secara online, sehingga murid ataupun mahasiswa masih tetap bisa belajar seperti hari-hari KBM biasanya. Begitu pun untuk pegawai kantoran, pekerjaan bisa diselesaikan di rumah berkat adanya teknologi.
    ­
    Maka, di waktu yang lebih banyak di rumah ini, manfaatkan untuk memperdalam pengetahuan teknologi. Menggunakannya untuk kebutuhan harian yang mampu menunjang produktivitas dalam bekerja dan berkarya.

Bagi Anda yang sudah paham dan dekat dengan teknologi, bisa mengembangkan kemampuan untuk menciptakan alat atau bahkan sistem baru yang bermanfaat untuk masyarakat di tengah wabah ini berlangsung. Misalnya saja sistem pendeteksi korban terinfeksi yang berada di sekitar tempat tinggal, alat pelindung khusus yang membantu para tenaga kesehatan dalam membantu para korban, atau alat tes yang meringankan pemerintah untuk melakukan pengecekan masyarakat terhadap virus ini.

Nah, kurang lebih itulah 5 hal yang bisa Anda lakukan dalam memanfaatkan masa pandemi guna untuk mengembangkan diri.

More Articles

Apakah Branding Itu?

build your brand

Apakah Anda berniat memulai bisnis? Para pelaku bisnis tentu harus memahami apakah branding itu. Branding merupakan salah satu hal yang menjadi tolok ukur dari kesuksesan sebuah bisnis. Metode branding yang sukses akan meningkatkan kesadaran produk dan tentunya akan meningkatkan jumlah pembelian produk sebuah usaha. Bagi yang sudah memahami dasar-dasar branding, mengetahui metode branding tepat untuk ... Read moreRead more

Leave a Comment