Menulis Blog dan Hubungannya dengan Kesehatan Jiwa

Ada satu terapi kesehatan jiwa yang bisa kita lakukan kapan saja, bahkan tanpa bantuan orang lain, apalagi kalau bukan menulis blog. Sependapat dengan ulasan yang diposting di web Alodokter, menurut saya, menulis adalah sebuah cara yang efektif untuk mereduksi stres. Pasalnya, ketika menulis, kita menyalurkan apa yang ada di dalam pikiran, sehingga pikiran pun menjadi lebih lega.

Kemajuan teknologi membuat proses menulis menjadi lebih menyenangkan. Dulu, orang-orang hanya bisa menulis di atas kertas atau di dalam buku harian. Supaya orang lain bisa membacanya, mereka harus memberikan tulisan tersebut atau menerbitkannya. Namun, sudah jelas tidak semua tulisan bisa diterbitkan.

Kini, dengan blog kita bisa menulis dan dibaca oleh banyak orang di Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Kita bisa membagi keluh kesah, pengalaman, hingga pengetahuan yang dimiliki. Bukankah ini akan membuat kita merasa tak sendirian?

Blogging Sebagai Aktualisasi Diri

Aktivitas blogging begitu populer saat memasuki dekade 2000-an awal. Orang-orang mulai melek internet dan blog menjadi media untuk berbagi informasi serta mencari informasi tambahan di luar media mainstream.

Banyak orang yang menggunakan blog sebagai tempat untuk mencurahkan isi hati, menuliskan hal-hal yang mereka sukai, tutorial, review film, gawai, dan musik, sampai dengan mengkritik berbagai macam hal. Ditambah dengan tema blog yang dapat dikustomisasi, aktivitas ini jadi sesuatu yang menyenangkan. Orang-orang mulai bisa mengaktualisasikan diri mereka dan berkenalan dengan orang lain hanya bermodalkan ide dan internet.

Saking populernya blog, banyak orang yang melakukan aktivitas blogwalking alias mampir ke berbagai blog untuk membaca informasi, mengirimkan komentar, hingga bertukar link. Para bloggers yang setia dengan niche alias tema tertentu pun menjadi terkenal.

Pada era Instagram serta Youtube, kebanyakan blogger tersebut menjadi selebritas baru. Namun sayangnya, ketika booming era vlogging alias video blogging, masyarakat mulai beralih pada gaya baru dalam mengaktualisasikan diri, yakni via video.

Namun demikian, setelah tren vlogging meledak, nyatanya jumlah pengguna blog cukup stabil. Saya sempat mengecek data dari Antara, meskipun jumlahnya hanya 3,5 % dari 88,5 juta pengguna Internet di Indonesia, jumlah tersebut tenyata naik dari tahun 2017. Selain itu, jumlah tersebut hanya merepresentasikan mereka yang doyan menulis blog, bukan para pembaca yang tentunya berjumlah lebih banyak.

Hadirnya pembaca akan membuat para pembuat blog atau blogger—termasuk saya  menjadi lebih percaya diri dan lebih berani untuk mengaktualisasikan diri. Mereka bisa menuliskan segala minat mereka di sana dan membuka peluang untuk mendapatkan berbagai macam pekerjaan sampingan—bahkan tetap—terutama di bidang penulisan, media sosial, dan desain grafis.

Blogging Sebagai Cara untuk Menyehatkan Jiwa

Ketika mencurahkan isi hati kepada orang lain, sebagian dari kita mungkin berpikir bahwa solusi adalah hal yang dibutuhkan. Namun, solusi sebetulnya bukan hal utama. Kita lebih butuh didengarkan. Itulah alasan mengapa sebaiknya kita tidak menghakimi orang yang sedang curhat, karena itu akan memperburuk pikiran mereka.

Orang-orang butuh ruang untuk membuat pikiran & hatinya semakin lega. Selain curhat secara langsung, curhat via blog juga bisa membuat pikiran menjadi lebih segar. Apalagi, kita juga bisa membagikan postingan blog tersebut kepada banyak orang lewat media sosial. Tanggapan orang lain, selain bisa memberikan solusi, juga membuat diri tidak lagi merasa sendirian. Hal ini sesuai dengan sifat manusia sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri.

Saya menyadari bahwa saat menulis, saya sedang menyelami pikiran dan membuka memori-memori lama. Ada memori yang indah, ada yang buruk. Namun demikian, meski kita diperkenankan menulis apa pun, tetapi blog berbeda dengan buku harian.

Sekalipun tulisan tersebut tidak dibagikan kepada banyak orang, blog tetap berpeluang dibaca selama berada di dalam jaringan. Untuk itu, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan saat akan menulis blog:

1. Hindari tulisan yang berbau SARA/provokatif/hoaks

Sekarang ini, siapa pun bisa terjerat UU ITE apabila memuat tulisan yang terbukti mengandung unsur SARA, kebohongan, dan bertujuan memfitnah orang lain. Tidak masalah menuliskan kritik dan kekesalan, asal, gunakan bahasa yang sopan dan jangan menyinggung orang lain.

2. Jangan unggah gambar porno

Selain SARA, hoaks, dan provokasi, gambar porno juga berpotensi membuat blog dibanned oleh Google dan terjerat UU ITE. Jangan pernah unggah konten porno, terlebih jika terdapat diri Anda di dalamnya (haha).

3. Cantumkan sumber

Apabila memasukkan tulisan orang lain ke dalam blog, maka ada baiknya mencantumkan sumbernya. Penulis lain membuat tulisannya melalui proses kreatif, jadi kita harus menghargai hal tersebut.

Ada begitu banyak manfaat yang bisa didapatkan dari menulis blog. Cobalah untuk memulainya sekarang. Anda bisa memakai platform blog gratis seperti WordPress atau Blogger untuk memulai proses kreatif, kemudian upgrade blog tersebut dengan Top Level Domain sehingga blog terlihat lebih profesional. Yuk, mulai menulis blog!

Sumber: https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/perkembangan-blogger-indonesia-menuju-hari-blogger-nasional-ke-12-eiLl https://www.alodokter.com/ambil-manfaat-menulis-untuk-kesehatan-ini-cara-melakukannya

More Articles

Memanfaatkan Masa pandemi untuk Perbaikan Kualitas Diri

Memanfaatkan Masa pandemi untuk Perbaikan Kualitas Diri

Dunia kini tengah terguncang. Sejumlah ahli bahkan memperkirakan masa pandemi Covid-19 masih dan kemungkinan akan terus berjalan hingga akhir tahun. Sejumlah sektor ikut tumbang lantaran tidak mampu bertahan di masa krisis ini. Tidak hanya perusahaan kecil, tetapi juga perusahaan besar. Tidak hanya kalangan bawah, tetapi juga kalangan atas ikut terkena imbas. Namun, apa saja yang ... Read moreRead more

Apakah Branding Itu?

build your brand

Apakah Anda berniat memulai bisnis? Para pelaku bisnis tentu harus memahami apakah branding itu. Branding merupakan salah satu hal yang menjadi tolok ukur dari kesuksesan sebuah bisnis. Metode branding yang sukses akan meningkatkan kesadaran produk dan tentunya akan meningkatkan jumlah pembelian produk sebuah usaha. Bagi yang sudah memahami dasar-dasar branding, mengetahui metode branding tepat untuk ... Read moreRead more

Leave a Comment